Biografi serta Jenjang Karier Lautaro Martinez – Lautaro Martinez adalah pemain muda tertajam di dunia. Lautaro lahir dari orang tua Karina Vanesa Gutierrez serta Mario Martinez. Lautaro mengikuti jejak ayahnya yang juga pemain sepak bola profesional. Ayahnya bermain untuk Nacional B, yaitu kelompok kedua sistem sepak bola Argentina untuk klub seperti Villa Mitre, Racing de Olavarria, Liniers de Bahia Blanca, serta Club Rosario Puerto untuk bek kiri. Saudara Lautaro yang bernama Jano Martinez adalah pemain basket profesional di Villa Mitre Basquet.
Jenjang Karir Lautaro Martinez
Lautaro Martinez mengawali karir sepak bolanya di Akademi Lokal Liniers klub tempat ayahnya bermain big bass crash sejak berusia 9 tahun. Ia memahat namanya di U-17 serta saat awal bermain sebagai bek sebelum menjadi penyerang. Waktu iu Lautaro mendapat kesempatan untuk uji coba sejumlah klub serta akademi besar di Argentina termasuk Boca Juniors. Tapi ia gagal karena keterbatasan fisiknya. Kegagalan itu sempat membuat menyerah, tapi ia tetap berlatih.
Baca juga : Biografi Virgil Van Dijk Sang Bek Kelas Dunia
Sampai pada akhirnya klub Racing Club Avellaneda menyadari kemampuannya yang luar biasa lalu merekrutnya untuk bergabung dalam tim di tahun 2014. Ia berhasil mencetak 27 gol serta 6 assist dari 26 performa. Di tahun 2018, Lautaro mendapat kesempatan untuk bermain di Eropa serta mahjong ways 2 menandatangani kontrak dengan klub Inter Milan. Ia berhasil membawa Inter mendapat juara Serie A di musim 2020/2021. Ia bermain di 38 pertandingan liga serta mencetak 17 gol serta 10 assist.
Di tahun 2021/2022 ia meraih 2 trofi untuk Inter Milan di Coppa Italia serta Piala Super Italia. Catatannya di musim itu 25 gol serta 4 assist di 57 laga. Di tahun 2022, Lautaro membawa Inter ke Wild Bounty babak final Liga Champions. Tapi mereka kalah dari Manchester City. Di tahun 2023/2024 ia berhasil membawa Inter Milan mendapat Scudetto ke-20 sebagai pencetak gol terbanyak dengan 24 gol.
Pertandingan pertama Lautaro dengan Argentina adalah Copa Amerika 2019, ia berhasil membawa Argentina sampai ke semifinal. Di tahun 2021 dengan Tim Tango ia berhasil mendapat juara Copa America. Tahun berikutnya ia meraih trofi Finalissima, yakni pertandingan yang mempertemukan juara dari CONMEBAL serta UEFA. Puncak karirnya di dapat di tahun 2022 saat menjadi bagian tim Argentina yang menjadi juara Piala Dunia. Copa server thailand Amerika menjadi penampilan terbaik karena ia berhasil membawa Argentina juara sebagai Pencetak Gol terbanyak dengan 5 gol.
